Belajar Jualan Foto Bareng Fajrul Islam

  • Beranda
  • Artikel
  • Tentang
  • Download
  • Kelas Online
  • Kolaborasi
  • Toko
  • Home
  • Artikel
  • Artikel
  • Microstock
  • Syarat Upload Video di Shutterstock, Panduan Buat Kalian yang Mau Cuan
October 9, 2026
Syarat Upload Video di Shutterstock, Panduan Buat Kalian yang Mau Cuan
Fajrul Islam
Monday, 02 September 2024 / Published in Microstock

Syarat Upload Video di Shutterstock, Panduan Buat Kalian yang Mau Cuan

Banyak yang nanya ke gw soal gimana caranya upload video di Shutterstock biar bisa diterima dan akhirnya cuan. Nah, di artikel ini gw bakal bahas tuntas syarat-syarat yang harus dipenuhi biar video kalian gak cuma diterima tapi juga bisa laris manis di pasar.

1. Format dan Resolusi Video

Sebelum kalian mulai upload video, penting banget buat memastikan format dan resolusi video kalian sesuai sama standar yang ditetapkan Shutterstock. Ini bukan cuma soal estetika, tapi juga soal apakah video kalian bakal diterima atau ditolak.

  • Format File: Shutterstock cuma terima dua format file untuk video, yaitu MOV dan MP4. Kenapa cuma dua? Karena format ini yang paling kompatibel dengan berbagai perangkat dan software editing, serta bisa menjaga kualitas video tetap tinggi.
  • Codec Video: Untuk codec, Shutterstock menetapkan H.264 sebagai standar. Codec ini dikenal karena kemampuannya mempertahankan kualitas video dengan kompresi yang efisien. Jadi, video kalian tetap jernih tanpa bikin file-nya jadi terlalu besar, yang tentu aja bakal lebih mudah diupload.
  • Resolusi Video: Resolusi minimal yang diterima adalah 1920×1080 (Full HD). Tapi, kalau kalian punya kamera yang bisa menghasilkan video dengan resolusi lebih tinggi, kayak 4K (3840×2160), upload aja! Video dengan resolusi tinggi cenderung lebih diminati, terutama oleh pembeli yang butuh kualitas terbaik untuk proyek mereka.
  • Frame Rate: Shutterstock menerima berbagai frame rate, termasuk 24, 25, 30, sampai 60 fps (frame per second). Frame rate ini penting buat menentukan seberapa smooth gerakan dalam video kalian. Tapi, yang paling penting adalah pastiin frame rate-nya konsisten di seluruh durasi video. Jangan sampai ada lonjakan atau penurunan frame rate yang bisa bikin video terlihat aneh.

2. Durasi Video

Durasi video adalah faktor krusial lainnya. Banyak yang mikir makin panjang video makin bagus, tapi di Shutterstock, durasi yang pendek dan padat malah lebih diutamakan.

  • Panjang Video: Shutterstock menetapkan durasi minimal video yang bisa diupload adalah 5 detik, dan durasi maksimalnya 60 detik. Kenapa harus segini? Karena video di Shutterstock biasanya digunakan sebagai stock footage untuk berbagai keperluan, dan klip yang singkat lebih fleksibel buat diintegrasikan ke dalam proyek lain. Jadi, usahakan video kalian langsung to the point, tanpa terlalu banyak filler.

3. Kualitas Video

Kalau format dan durasi udah oke, langkah selanjutnya adalah memastikan kualitas visual dari video kalian. Ini termasuk stabilitas kamera, pencahayaan, fokus, dan aspek teknis lainnya yang bakal nentuin apakah video kalian layak dijual atau nggak.

  • Stabilitas Kamera: Stabilitas kamera adalah hal pertama yang akan diperhatikan. Video yang goyang-goyang biasanya langsung ditolak, kecuali kalau goyangan itu disengaja untuk efek tertentu, kayak handheld shot yang memang ingin menampilkan kesan raw atau dinamis. Kalau nggak, gunakan tripod atau stabilizer biar hasilnya tetap mulus.
  • Pencahayaan dan Eksposur: Pencahayaan yang baik sangat penting. Jangan sampai ada bagian video yang terlalu terang (overexposed) atau terlalu gelap (underexposed). Kalau ada, video kalian mungkin bakal ditolak karena kurang memenuhi standar profesional.
  • Kejelasan dan Fokus: Fokus adalah aspek lain yang nggak kalah penting. Objek utama dalam video harus jelas dan fokus. Kalau video buram atau out of focus, hampir pasti akan ditolak. Sebelum upload, cek lagi setiap frame buat pastiin semuanya tajam.
  • No Watermark atau Logo: Shutterstock nggak terima video yang mengandung watermark, logo, atau tanda hak cipta lainnya. Ini karena video tersebut harus siap digunakan oleh pembeli tanpa ada gangguan visual. Pastikan video kalian bersih dari elemen-elemen ini sebelum upload.

4. Konten Video

Konten video adalah inti dari apa yang kalian tawarkan di Shutterstock. Ada beberapa aturan ketat tentang apa yang boleh dan tidak boleh kalian upload.

  • Orisinalitas: Semua video yang kalian upload harus 100% orisinal. Artinya, kalian harus benar-benar pemilik sah dari video tersebut. Jangan coba-coba upload video yang kalian ambil dari internet, TV, atau sumber lain tanpa izin, karena Shutterstock akan langsung menolaknya dan itu bisa berujung pada penutupan akun kalian.
  • Hak Model dan Properti: Kalau video kalian menampilkan orang yang bisa dikenali atau properti pribadi, kalian wajib melampirkan model release dan/atau property release. Ini adalah dokumen yang menunjukkan bahwa kalian punya izin untuk menggunakan gambar orang atau properti tersebut di video kalian. Tanpa ini, video kalian mungkin akan ditolak, terutama kalau ada risiko pelanggaran privasi.
  • No Konten Terlarang: Video yang mengandung kekerasan, pornografi, atau konten yang melanggar hukum jelas-jelas dilarang. Shutterstock punya kebijakan ketat terkait hal ini dan video semacam itu nggak hanya akan ditolak, tapi bisa juga mengakibatkan akun kalian diblokir.

5. Metadata

Metadata mungkin terdengar teknis, tapi sebenarnya ini adalah bagian penting dari proses upload video. Metadata membantu video kalian ditemukan oleh calon pembeli.

  • Judul dan Deskripsi: Judul dan deskripsi video harus jelas dan sesuai sama isi video. Pilih kata-kata yang tepat dan deskriptif, karena ini yang bakal membantu video kalian ditemukan lewat pencarian. Misalnya, kalau video kalian tentang pemandangan pantai saat matahari terbenam, gunakan kata kunci seperti “sunset beach,” “calm ocean,” atau “tropical landscape” dalam deskripsinya.
  • Kata Kunci: Kata kunci sangat penting buat SEO. Minimal kalian harus masukin 7 kata kunci yang relevan dengan video kalian. Kata kunci ini yang akan menentukan seberapa mudah video kalian ditemukan di pencarian Shutterstock. Pastikan kata kunci yang kalian pilih benar-benar mencerminkan isi video.

6. Pengiriman dan Persetujuan

Setelah semua syarat di atas kalian penuhi, langkah terakhir adalah proses pengiriman video kalian ke Shutterstock.

  • Proses Upload: Video kalian bisa diupload melalui portal kontributor Shutterstock. Pastikan kalian sudah login ke akun kalian, kemudian pilih opsi upload dan ikuti instruksi yang ada di layar. Saat proses upload, kalian akan diminta untuk memasukkan metadata yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Review oleh Shutterstock: Setelah video diupload, prosesnya belum selesai. Video kalian akan direview dulu oleh tim Shutterstock. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari kerja. Tim ini akan menilai apakah video kalian memenuhi semua syarat dan apakah layak untuk dijual di platform. Kalau diterima, video kalian akan langsung muncul di katalog dan siap untuk dijual. Kalau ditolak, biasanya akan ada alasan yang diberikan, jadi kalian bisa memperbaikinya sebelum mencoba upload lagi.

Kesimpulan

Upload video di Shutterstock itu peluang besar buat nambah cuan, tapi butuh persiapan yang matang. Asal kalian ikutin semua syarat yang ada, video kalian pasti punya peluang besar buat diterima dan laku di pasaran.

Buat kalian yang ingin belajar lebih detail tentang bagaimana cara menjual foto yang benar di aplikasi SHutterstock, bisa baca ebook yang saya tulis berdasarkan pengalaman selama 9 tahun jualan foto di internet. Klik link ini untuk membeli https://lynk.id/fajrulisme/xxr5R0A

What you can read next

Submit Video ke Istock
Persyaratan Submit Video ke Istock dan Getty Images
Panduan Lengkap Tentang Dokumen Rilis di Microstock
Ingin Jual Foto di Microstock? Pastikan Punya Dokumen Penting Ini!
Mau Jual Foto dan
Mau Jual Foto dan Video di Shutterstock ? Kamu Wajib Tahu 10 Hal Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fajrul Islam | Fajrulisme
Microstocker, Content Creator, Warga Tangsel dan Suka Jalan-jalan

Recent Posts

  • 10 Tips Cara Membuat Keyword Saat Submit di Gettyimages dan Shutterstock

    Royalti AI Services Getty Images: Cara Baru Dapat Uang dari Foto di Internet

    Sekarang bukan hanya lisensi biasa, kalian juga...
  • 8 Ide Stok Foto Financial Technology untuk Dijual di Shutterstock

    Siapa yang Beli Foto di Internet dan Untuk Apa Mereka Membelinya?

    Di era digital ini, foto berkualitas menjadi as...
  • Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock Tema Resolusi Tahun Baru

    Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock Tema Resolusi Tahun Baru

    Setiap awal tahun, banyak orang membuat resolus...
  • 8 Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock: Perangkat Peringatan Medis

    8 Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock: Perangkat Peringatan Medis

    Tema perangkat peringatan medis menjadi semakin...
  • Ide Stok Foto untuk Dijual ke Internet: Perjalanan ke Tempat Kerja atau Sekolah

    Ide Stok Foto untuk Dijual ke Internet: Perjalanan ke Tempat Kerja atau Sekolah

    Tema perjalanan ke tempat kerja atau sekolah (C...
  • 10 Ide Stok Foto untuk Tema Mental Health untuk Dijual ke Internet

    10 Ide Stok Foto untuk Tema Mental Health untuk Dijual ke Internet

    Tema kesehatan mental semakin banyak dicari dan...
  • Ide Stok Foto yang Laris Dijual di Microstock untuk Tema Recycling dan Sustainability di Rumah

    Ide Stok Foto yang Laris Dijual di Microstock untuk Tema Recycling dan Sustainability di Rumah

    Semakin meningkatnya kesadaran akan lingkungan ...
  • Macam-Macam Lisensi di Shutterstock dan Pengaruhnya Bagi Kontributor: Panduan Lengkap

    Macam-Macam Lisensi di Shutterstock dan Pengaruhnya Bagi Kontributor: Panduan Lengkap

    Bagi kalian yang sedang berjualan foto atau vid...
  • Ide Stok Foto Makanan dan Minuman untuk Dijual di Shutterstock

    Ide Stok Foto Makanan dan Minuman untuk Dijual di Shutterstock

    Tema makanan dan minuman selalu menarik perhati...
  • 6 Ide Stok Foto Persahabatan untuk Dijual di Shutterstock

    6 Ide Stok Foto Persahabatan untuk Dijual di Shutterstock

    Persahabatan adalah tema yang selalu relevan da...

Archives

Categories

TOP