Dalam dunia microstock, Adobe Stock dan iStock adalah dua pemain besar yang sering dipertimbangkan oleh fotografer dan videografer. Keduanya menawarkan peluang besar untuk menjual foto dan video secara online, tetapi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Di artikel ini, kita akan membahas perbandingan antara Adobe Stock dan iStock untuk membantu kalian memutuskan platform mana yang paling cocok untuk kebutuhan kalian.
1. Pendaftaran dan Proses Akun
- Adobe Stock: Proses pendaftaran di Adobe Stock cukup straightforward. Kalian bisa mendaftar secara gratis melalui situs web mereka https://contributor.stock.adobe.com dan mulai mengupload konten setelah akun kalian disetujui. Adobe Stock mengintegrasikan dengan Adobe Creative Cloud, memudahkan kontributor untuk mengelola dan mengupload konten menggunakan aplikasi seperti Adobe Lightroom dan Photoshop.
- iStock: Pendaftaran di iStock juga gratis, tetapi proses seleksinya lebih ketat. Kalian harus mengirimkan beberapa contoh karya untuk ditinjau 3-6 foto/ilustrasi/video. iStock, bagian dari Getty Images, cenderung memilih kontributor dengan portofolio yang kuat dan berpengalaman. Untukmendaftar kalian wajib menggunakan aplikasi smartphone Contributor by GettyImages.
2. Komisi dan Pembayaran
- Adobe Stock: Adobe Stock menawarkan komisi flat 33% untuk setiap penjualan. Walaupun begitu minimal komisi yang akan kita dapatkan lumayan besar di $0.33 USD.
- iStock: iStock memiliki struktur komisi yang berbasis lisensi, dengan rentang antara 15% hingga 45%. Komisi ini dipengaruhi oleh jenis lisensi yang dipilih dan status eksklusivitas. Kontributor eksklusif mendapatkan komisi lebih tinggi dibandingkan yang non-eksklusif. Semakin banyak foto kalian terjual dalam satu tahun, semakin besar prosentase royalti ratenya.
3. Persyaratan dan Kualitas
- Adobe Stock: Adobe Stock memiliki standar kualitas yang tinggi dan memerlukan foto dan video dengan resolusi tinggi serta teknik pengambilan gambar yang profesional. Mereka juga mencari karya yang memenuhi tren desain dan kebutuhan pasar terkini. Saat ini di Adobestock juga kalian sudah boleh menjual karya AI, baik foto maupun video.
- iStock: iStock juga mengutamakan kualitas tinggi dalam setiap konten yang diterima. Mereka lebih menekankan pada estetika dan komposisi, jadi foto dan video kalian harus menunjukkan kreativitas dan originalitas yang kuat.
4. Pasar dan Visibilitas
- Adobe Stock: Adobe Stock terintegrasi dengan ekosistem Adobe Creative Cloud, memberikan akses langsung ke pengguna yang sering menggunakan software Adobe. Ini bisa meningkatkan visibilitas karya kalian di kalangan desainer dan kreator yang sudah menjadi pelanggan Adobe.
- iStock: iStock, sebagai bagian dari Getty Images, memiliki reputasi tinggi dan akses ke klien besar, termasuk agensi kreatif dan perusahaan besar. Ini bisa memberikan peluang besar untuk menjangkau pasar premium.
5. Jenis Lisensi
- Adobe Stock: Adobe Stock menawarkan lisensi standar dan lisensi extended. Lisensi extended memberikan hak penggunaan yang lebih luas, seperti untuk produk-produk komersial atau distribusi yang lebih besar.
- iStock: iStock juga menawarkan berbagai jenis lisensi, termasuk lisensi royalty-free dan lisensi editorial. Lisensi editorial sering digunakan untuk konten yang berkaitan dengan berita atau peristiwa terkini.
6. Alat dan Fitur
- Adobe Stock: Adobe Stock menyediakan integrasi dengan Adobe Creative Cloud, memudahkan kontributor untuk mengupload dan mengelola konten secara langsung dari aplikasi Adobe. Mereka juga menawarkan analitik penjualan dan fitur-fitur yang membantu kontributor memahami performa konten mereka.
- iStock: iStock menyediakan alat bantu kreatif dan pelatihan melalui webinar dan tutorial. Mereka juga menawarkan analitik dan pelaporan untuk membantu kontributor dalam memantau dan meningkatkan hasil penjualan mereka.
7. Dukungan dan Komunitas
- Adobe Stock: Adobe Stock memiliki dukungan kontributor yang responsif dan menyediakan forum komunitas untuk berdiskusi dan bertanya. Integrasi dengan Creative Cloud juga menyediakan akses ke berbagai sumber daya kreatif.
- iStock: iStock menawarkan dukungan kontributor yang baik dan komunitas aktif. Mereka sering mengadakan acara pelatihan dan webinar yang bermanfaat untuk pengembangan keterampilan dan pengetahuan kontributor.
8. Keuntungan dan Kekurangan
- Adobe Stock:
- Keuntungan: Integrasi dengan Adobe Creative Cloud, akses ke pasar kreatif yang luas, komisi yang kompetitif, fitur analitik yang berguna.
- Kekurangan: Persaingan yang ketat, proses seleksi yang bisa ketat untuk kontributor baru.
- iStock:
- Keuntungan: Reputasi tinggi sebagai bagian dari Getty Images, kesempatan untuk menjangkau klien besar, komisi yang bisa lebih menguntungkan untuk kontributor eksklusif.
- Kekurangan: Proses seleksi yang ketat, koleksi mungkin tidak sebesar Adobe Stock dalam hal variasi konten.
Kesimpulan
Baik Adobe Stock maupun iStock memiliki keunggulan masing-masing. Adobe Stock menawarkan integrasi yang kuat dengan Adobe Creative Cloud dan akses ke pasar kreatif yang luas, sementara iStock memberikan peluang besar untuk menjangkau klien premium dan mendapatkan komisi yang menguntungkan jika kalian eksklusif. Pilihan terbaik untuk kalian tergantung pada kebutuhan, portofolio, dan preferensi pribadi kalian.




