Belajar Jualan Foto Bareng Fajrul Islam

  • Beranda
  • Artikel
  • Tentang
  • Download
  • Kelas Online
  • Kolaborasi
  • Toko
  • Home
  • Artikel
  • Artikel
  • Microstock
  • Perbandingan antara Shutterstock dan iStock, Mana yang Lebih Unggul untuk Menjual Foto dan Video?
October 9, 2026
Perbandingan antara Shutterstock dan iStock, Mana yang Lebih Unggul untuk Menjual Foto dan Video
Fajrul Islam
Tuesday, 10 September 2024 / Published in Microstock

Perbandingan antara Shutterstock dan iStock, Mana yang Lebih Unggul untuk Menjual Foto dan Video?

Kalian pasti udah familiar dengan dua raksasa di dunia microstock, yaitu Shutterstock dan iStock. Keduanya adalah platform populer bagi para fotografer dan videografer yang ingin menjual karya mereka secara online. Tapi, mana yang lebih unggul dalam hal peluang, keuntungan, dan fitur? Di artikel ini, kita bakal ngebahas perbandingan antara Shutterstock dan iStock untuk membantu kalian menentukan platform mana yang paling cocok untuk kebutuhan kalian.

1. Pendaftaran dan Proses Akun

  • Shutterstock: Proses pendaftaran di Shutterstock cukup sederhana. Kalian bisa mendaftar sebagai kontributor secara gratis melalui situs web mereka di submit.shutterstock.com atau melalui aplikasi smartphone shutterstock contributor. Setelah mendaftar, jika kalian mendapatkan trouble bisa membaca artikel ini “Kesulitan Verifikasi Akun di Shutterstock? Ini Cara Mengatasinya!“. Kalau sudah disetujui, kalian bisa mulai mengupload foto dan video ke platform tersebut.
  • iStock: Pendaftaran di iStock juga gratis, namun mereka memiliki proses seleksi yang lebih ketat dibandingkan Shutterstock. Kalian harus mengirimkan beberapa contoh karya berkualitas tinggi untuk penilaian 3-6 foto/ilustrasi/video. iStock biasanya memilih kontributor yang sudah berpengalaman dan memiliki portofolio yang solid. Untuk mendaftar kalian wajib menggunakan aplikasi smartphone mereka, namanya Contributor by Getty Images.

2. Komisi dan Pembayaran

  • Shutterstock: Shutterstock menawarkan struktur komisi berbasis tier. Semakin banyak foto yang kalian jual, semakin tinggi persentase komisi yang kalian dapatkan. Komisi awal biasanya sekitar 15% hingga 40% per penjualan, tergantung pada tingkat kontribusi kalian dan apakah pembeli menggunakan langganan atau membeli secara on-demand. Semakin banyak foto kalian terjual dalam satu tahun, semakin besar prosentase royalti ratenya.
  • iStock: iStock menggunakan sistem komisi berbasis lisensi. Kalian bisa mendapatkan komisi antara 15% hingga 45% per penjualan, tergantung pada tipe lisensi yang dipilih oleh pembeli dan apakah kalian eksklusif atau non-eksklusif. Eksklusivitas biasanya menawarkan komisi lebih tinggi. Pada istock juga mempunya aturan yang sama, semakin banyak foto kalian terjual dalam satu tahun, semakin besar prosentase royalti ratenya.

3. Persyaratan dan Kualitas

  • Shutterstock: Shutterstock memiliki persyaratan kualitas yang cukup ketat, termasuk resolusi minimum, format file, dan teknik pengambilan gambar. Kalian perlu memastikan foto dan video kalian memenuhi standar teknis mereka, seperti tidak ada noise, fokus yang tajam, dan pencahayaan yang baik.
  • iStock: iStock juga memiliki standar kualitas yang tinggi, tetapi mereka lebih selektif dalam hal estetika dan komposisi. Mereka mengutamakan karya-karya yang menunjukkan kreativitas dan originalitas, sehingga proses seleksi bisa lebih menantang.

4. Pasar dan Visibilitas

  • Shutterstock: Shutterstock memiliki salah satu koleksi terbesar di industri dan jangkauan pasar yang luas. Platform ini juga menawarkan berbagai fitur pencarian dan filter untuk memudahkan pembeli menemukan foto dan video yang mereka butuhkan.
  • iStock: iStock adalah bagian dari Getty Images, yang memberikan keunggulan dalam hal visibilitas dan reputasi. Meskipun koleksinya mungkin tidak sebesar Shutterstock, iStock sering digunakan oleh perusahaan besar dan agensi kreatif yang mencari konten berkualitas tinggi.

5. Jenis Lisensi

  • Shutterstock: Shutterstock menawarkan beberapa jenis lisensi, termasuk lisensi standar dan lisensi enhanced. Lisensi enhanced memungkinkan pembeli menggunakan konten untuk tujuan yang lebih luas atau dalam konteks komersial yang lebih besar.
  • iStock: iStock juga menawarkan berbagai jenis lisensi, termasuk lisensi royalti-free dan lisensi editorial. Lisensi editorial biasanya digunakan untuk konten yang berhubungan dengan berita atau peristiwa terkini.

6. Alat dan Fitur

  • Shutterstock: Shutterstock menyediakan berbagai alat dan fitur untuk kontributor, termasuk analitik penjualan, pelaporan performa, dan tips tentang bagaimana meningkatkan penjualan. Mereka juga memiliki aplikasi seluler yang memudahkan kalian untuk mengupload dan mengelola konten dari perangkat mobile.
  • iStock: iStock menawarkan fitur-fitur serupa, dengan fokus tambahan pada alat bantu kreatif dan pelatihan. Kalian bisa mengakses tips dan tutorial yang membantu dalam meningkatkan keterampilan fotografi dan videografi.

7. Dukungan dan Komunitas

  • Shutterstock: Shutterstock memiliki dukungan kontributor yang responsif dan forum komunitas yang aktif. Kalian bisa bertanya dan berdiskusi dengan kontributor lain tentang berbagai topik seputar microstock. Untuk komunitas di facebook banyak sekali yang bisa kalian ikuti.
  • iStock: iStock juga menyediakan dukungan kontributor yang baik dan forum komunitas. Mereka sering mengadakan webinar dan acara pelatihan untuk membantu kontributor berkembang dan meningkatkan hasil penjualan mereka.

8. Keuntungan dan Kekurangan

  • Shutterstock:
    • Keuntungan: Jangkauan pasar yang luas, komisi berbasis tier, berbagai fitur pencarian untuk pembeli.
    • Kekurangan: Persaingan yang sangat ketat, proses seleksi yang bisa memakan waktu.
  • iStock:
    • Keuntungan: Reputasi tinggi, kesempatan untuk menjangkau klien besar, sistem komisi yang bisa lebih menguntungkan untuk kontributor eksklusif.
    • Kekurangan: Proses seleksi lebih ketat, koleksi mungkin tidak sebesar Shutterstock.

Kesimpulan

Baik Shutterstock maupun iStock memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan terbaik untuk kalian tergantung pada kebutuhan dan preferensi pribadi kalian. Jika kalian mencari platform dengan jangkauan pasar yang luas dan berbagai fitur, Shutterstock mungkin lebih cocok. Namun, jika kalian ingin menjangkau klien besar dan memiliki portofolio yang sangat kreatif, iStock bisa menjadi pilihan yang lebih menguntungkan.

Buat kalian yang ingin belajar lebih detail tentang bagaimana cara menjual foto yang benar di aplikasi SHutterstock, bisa baca ebook yang saya tulis berdasarkan pengalaman selama 9 tahun jualan foto di internet. Klik link ini untuk membeli https://lynk.id/fajrulisme/xxr5R0A

What you can read next

10 Ide Foto Hari Kemerdekaan Malaysia yang Paling Laris di Internet
10 Ide Foto Hari Kemerdekaan Malaysia yang Paling Laris di Internet
Ide Stok Foto Tema South Africa Freedom Day untuk Dijual di Shutterstock
Ide Stok Foto Tema South Africa Freedom Day untuk Dijual di Shutterstock
12 Ide Foto Hari Kemerdekaan Jerman yang Akan Laris di Internet
12 Ide Foto Hari Kemerdekaan Jerman yang Akan Laris di Internet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fajrul Islam | Fajrulisme
Microstocker, Content Creator, Warga Tangsel dan Suka Jalan-jalan

Recent Posts

  • 10 Tips Cara Membuat Keyword Saat Submit di Gettyimages dan Shutterstock

    Royalti AI Services Getty Images: Cara Baru Dapat Uang dari Foto di Internet

    Sekarang bukan hanya lisensi biasa, kalian juga...
  • 8 Ide Stok Foto Financial Technology untuk Dijual di Shutterstock

    Siapa yang Beli Foto di Internet dan Untuk Apa Mereka Membelinya?

    Di era digital ini, foto berkualitas menjadi as...
  • Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock Tema Resolusi Tahun Baru

    Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock Tema Resolusi Tahun Baru

    Setiap awal tahun, banyak orang membuat resolus...
  • 8 Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock: Perangkat Peringatan Medis

    8 Ide Stok Foto untuk Dijual di Shutterstock: Perangkat Peringatan Medis

    Tema perangkat peringatan medis menjadi semakin...
  • Ide Stok Foto untuk Dijual ke Internet: Perjalanan ke Tempat Kerja atau Sekolah

    Ide Stok Foto untuk Dijual ke Internet: Perjalanan ke Tempat Kerja atau Sekolah

    Tema perjalanan ke tempat kerja atau sekolah (C...
  • 10 Ide Stok Foto untuk Tema Mental Health untuk Dijual ke Internet

    10 Ide Stok Foto untuk Tema Mental Health untuk Dijual ke Internet

    Tema kesehatan mental semakin banyak dicari dan...
  • Ide Stok Foto yang Laris Dijual di Microstock untuk Tema Recycling dan Sustainability di Rumah

    Ide Stok Foto yang Laris Dijual di Microstock untuk Tema Recycling dan Sustainability di Rumah

    Semakin meningkatnya kesadaran akan lingkungan ...
  • Macam-Macam Lisensi di Shutterstock dan Pengaruhnya Bagi Kontributor: Panduan Lengkap

    Macam-Macam Lisensi di Shutterstock dan Pengaruhnya Bagi Kontributor: Panduan Lengkap

    Bagi kalian yang sedang berjualan foto atau vid...
  • Ide Stok Foto Makanan dan Minuman untuk Dijual di Shutterstock

    Ide Stok Foto Makanan dan Minuman untuk Dijual di Shutterstock

    Tema makanan dan minuman selalu menarik perhati...
  • 6 Ide Stok Foto Persahabatan untuk Dijual di Shutterstock

    6 Ide Stok Foto Persahabatan untuk Dijual di Shutterstock

    Persahabatan adalah tema yang selalu relevan da...

Archives

Categories

TOP