Lagi-lagi Inget Maria Saat di Pengungsian Lombok

Kemarin saat saya dan tim Relawan Komite Kemanusiaan Indonesia mendistribusikan bahan makanan ke pengungsian di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (10/9/2018). Ada 3 orang anak yang membantu kami membawakan logistik, salah satu dari mereka membawa perlengkapan sekolah seperti buku dan pulpen.

Dengan wajah sumringah dia membawa tumpukan buku yang lumayan banyak, tubuhnya yang kurus membuat dia harus menjaga keseimbangan saat berjalan melewati pematang sawah.

Betapa senangnya dia saat tiba pembagian alat tulis setelah mengikuti sesi trauma healing yang dipandu oleh Komandan Rudi. Sama senangnya ketika Maria pertama kali kami ajak ke Toko Buku, betapa excited nya dia saat melihat banyak buku berjejer rapih di rak buku dengan berbagai macam warna dan gambar yg menarik mata.

Memang sejak lahir, kami hanya baru membelikannya 1 buku “ABC Indonesiaku”, di luar dugaan saya, ternyata dia sudah hafal hampir semua isi buku itu.

Selain hafal Al Qur’an, membaca buku adalah salah satu kebiasaan yang ingin kami tanamkan sejak dini ke Maria. Dengan membaca dia akan mengetahui banyak hal, terlebih kalau yang dibaca adalah kitab suci yang tidak ada keraguan di dalam nya, yang isi nya bisa menjawab semua persoalan hidup tanpa terkecuali. Bukankan wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Rosulullah perintah membaca.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS:Al-‘Alaq | Ayat: 1-5).

Robbi hablii minash shoolihiin, Ya Allah anugrahkanlah kepadaku anak-anak yang sholih.

Freelance Photographer

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.