6 Tips Agar Foto Pakai HP Bisa Dijual di Internet

6 Tips Agar Foto Pakai HP Bisa Dijual di Internet – Jualan foto di Agensi sekarang ini tidak harus menggunakan foto hasil dari kamera profesional seperti DSLR atau Mirrorless, cukup dengan menggunakan handphone yang biasa kita gunakan ternyata bisa juga hasil fotonya laku dijual di internet.

Bagaimana caranya memotret dengan kamera handphone agar fotonya bisa dijual ? Berikut 6 Tips Agar Foto Pakai HP Bisa Dijual di Internet

1. Resolusi dan Kualitas Maksimal

Setting kamera di handphone kamu dengan pengambilan foto dengan kualitas yang maksimal. Caranya, buka aplikasi kamera kamu, lalu klik tombol garis 3 di pojok kiri/kanan lalu pilih setting/pengaturan. Langsung scroll ke tengah atau bawah, cari pengaturan picture quality kemudian pilih high.

Catatan: saya menggunakan handsphone xiaomi note 5, tapi kurang lebih pengaturan dihandphone kalian juga ngga beda jauh harusnya.

2. Nonaktifkan Time Stamp dan Device Watermark

Memang tidak semua HP ada fitur ini, biasanya ada di HP keluaran china sih seperti xiaomi yang saya pakai atau vivo. Nonaktifkan itu karena foto yang nanti diupload itu harus bebas dari watermark apapun, termasuk misal kalian tambahkan sendiri pakai photoshop “taken by fajrul / fajrul photowork”.

3. Pencahayaan yang Baik

Cahaya itu terbagi 2, ada cahaya alami (matahari) ada cahaya buatan (lampu). Kalian bisa gunakan mini studio untuk mengambil foto still life/benda tak bergerak. Bikin mini studio gampang banget, bikin pake kardus bekas mie instant atau yg lebih besar, bolongin kanan, kiri, atas nya, kasih kertas kalkir, tambah lampu belajar, selesai (tonton di youtube aja, search “DIY studio mini pakai kardus”).

Jika males bikinnya dan ga mau modal beli lampu, kalian bisa gunakan salah satu nikmat dari yang maha kuasa yaitu Matahari. Kalau motretnya tengah hari bolong, kalian butuh diffuser agar cahayanya tidak terlalu keras, bisa pake kertas kalkir yang agak lebar atau kain putih yang agak tipis menerawang.

4. Gunakan Tripod / Gorillapod

Untuk menghindari hasil foto yang tidak fokus karna guncangan (nge-shake) kalian wajib pakai tripod atau gorillapod, selain itu kalian juga harus mengaktifkan mode timer, untuk lebih memastikan aja sih klo hasilnya ngga nge-shake.

5. Komposisi dan Angle

Komposisi dan angle adalah 2 materi dasar untuk fotografer pemula seperti saya, “salah satu ciri foto yang bagus adalah dia tidak kekurangan informasi dan tidak kelebihan informasi” klo ngga salah ini kata-katanya om Arbain Rambey, fotografer senior Kompas. Maksudnya kira-kira begini, dalam menentukan komposisi kita harus bisa mengeliminasi elemen-elemen yang sekiranya mengganggu pandangan mata audiens kita ketika mereka melihat foto yang kita hasilkan jadi point of interest nya dapet gitu, teoritis banget ya 😀

Intinya kalian harus belajar apa itu komposisi dan angle pemotretan deh sebelum mulai motret untuk dijual, kalian bisa googling atau nonton di youtube, banyak kok yang bahas lebih dalam.

6. Edit Sebelum Upload

Sebelum kamu submit atau kamu jual foto kamu, sebaiknya di edit dulu di HP menggunakan aplikasi photo editor, saya biasa menggunakan Snapseed, saran saya sih jangan terlalu banyak yang di edit karna biasanya akan menurunkan qualitas fotonya, cukup mainkan brightness dan contras nya. Intinya jangan over deh ngeditnya.

Semoga artikelnya bermanfaat, jika ada yang kurang jelas, silahkan berkomentar. Oh iya jangan lupa subscribe channel youtube saya ya.. 😀 http://bit.ly/SubscribeFajrulisme

Freelance Photographer

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.